Kembali ke Juventus, Buffon Menolak Jadi Kapten Si Nyonya Tua

Kiper veteran Juventus, Gianluigi Buffon, mengungkapkan alasannya menolak menjadi kapten untuk Si Nyonya Tua setelah kembalinya ke Turin musim panas ini.

Penjaga gawang berusia 41 tahun itu meninggalkan Bianconeri untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 2018 lalu, setelah menghabiskan 17 musim di Turin sejak kedatangannya dari Parma pada 2001. Namun kini Buffon memutuskan kembali ke Juve musim panas ini setelah ia menolak perpanjangan kontrak di Paris.

Dalam mantra terakhirnya di Juve, Buffon ditunjuk sebagai kapten klub menyusul kepergian Alessandro Del Piero pada 2012, sementara ia juga mengenakan jersey nomor satu di Turin.

Kini ia mendapat kesempatan untuk mengambil kembali perannya di Juve setelah ditawari ban kapten dan jersey nomor satu oleh Giorgio Chiellini dan Wojciech Szczesny. Tetapi pemain berusia 41 tahun itu dengan penuh rasa terima kasih menolak dan memilih jersey nomor 77, seperti yang ia kenakan di Parma.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Szczesny dan Chiellini, yang menawari saya jersey nomor satu dan ban kapten,” katanya.

“Tapi saya kembali ke sini untuk berkontribusi seperti yang selalu saya lakukan, bukan untuk mengambil apa pun dari seseorang. Kiper pilihan pertama Juve harus memiliki pemain nomor satu dan Giorgio, yang adalah saudara lelaki saya, harus menjadi kapten.

“Saya mengambil nomor 77, yang ada dalam sejarah saya dan dalam sejarah Parma. Itu adalah kemeja yang membawa saya ke Juventus dan itu adalah sesuatu yang menginspirasi saya,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *