Ternyata Luka Jovic Ditolak Barcelona Sebelum ke Real Madrid

Barcelona dikabarkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mendatangkan penyerang Luka Jovic. Namun mereka melepas kesempatan itu sehingga si pemain merapat ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Media Spanyol Sport menyebutkan bahwa Barcelona sebenarnya selangkah lebih unggul dalam perburuan Jovic ketimbang Real Madrid. Mereka menjadi tim pertama yang mengirimkan pemandu bakat untuk melihat performa penyerang asal Serbia tersebut bersama Eintracht Frankfrut. Langkah Barcelona itu belakangan diikuti oleh Real Madrid dan PSG.

Belakangan Barcelona mundur dari perburuan Jovic. Penyebabnya, berdasarkan beberapa laporan pemandu bakat mereka, Jovic bukanlah tipikal pemain yang dibutuhkan Barcelona.

Jovic dinilai memiliki tipikal seorang penyerang yang memiliki naluri membunuh di dalam kotak penalti lawan. Untuk tipe penyerang seperti itu, Barcelona sudah memiliki Luis Suarez.

Pelatih Ernesto Valverde disebut lebih menginginkan seorang penyerang yang bisa bermain melebar dan menciptakan ruang bagi Suarez.

Awalnya Valverde tertarik memboyong Jovic untuk melapis Suarez. Maklum, dia sempat kesulitan untuk mencari pengganti penyerang asal Uruguay tersebut sehingga Barcelona harus mendatangkan Kevin Prince-Boateng dari Sassuolo sebagai pemain pinjaman pada Januari lalu.

Namun hadirnya Real Madrid dan PSG dalam perburuan Jovic membuat Eintracht lantas menaikkan harga jual si pemain. Eintracht sempat membuka penawaran dengan mahar 60 juta euro kepada Barcelona, nilai yang sama seperti yang dikeluarkan Real Madrid. Barcelona pun berpikiran bahwa Luka Jovic akan terlalu mahal untuk hanya menjadi pemain pelapis.

Sementara Real Madrid memang dikabarkan membutuhkan seorang penyerang bertipikal seperti Luka Jovic. Pelatih Zinedine Zidane kabarnya berencana memainkan Karim Benzema di belakang Jovic sebagai penyerang lubang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *